Apa Aneurisma Aorta Itu?

May 23, 2020 by No Comments

 

Seperti yang dilansir pada laman alodokter.com, aneurisma aorta adalah kondisi yang ditandai dengan adanya benjolan pada dinding aorta atau lemahnya dinding aorta. Aorta itu sendiri adalah pembuluh darah utama dan yang paling besar pada tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk mengalirkan darah dengan kandungan oksigen yang tinggi dari jantung hingga ke seluruh bagian dari tubuh manusia. Jika aneurisma atau pembengkakan pembuluh darah pada aorta ini dibiarkan saja, dinding aorta dapat pecah dan bisa mengakibatkan pendarahan hingga risiko yang paling parah yaitu kematian.

Selanjutnya kita akan membahas mengenai apa saja gejala yang ditimbulkan dari aneurisma aorta ini kepada penderitanya. Biasanya gejala yang ditimbulkan dari aneurisma aorta adalah tidak akan memberikan gejala yang jelas hingga terjadi pecahnya aneurisma tersebut. Dilansir dari laman halodoc.com, ada pun beberapa gejala yang dapat kita temui pada penderita aneurisma aorta, seperti nyeri pada bagian dada dan punggung tubuh. Gejala lainnya seperti sulit bernapas, sulit menelan, napas yang terasa sesak, batuk, dan nyeri pada bagian perut. Pada kondisi aneurisma aorta yang pecah dapat menyebabkan terjadinya hal, seperti nyeri dada ataupun nyeri perut yang makin memberat dan nyeri yang bersifat tajam. Muntah, keringat dingin, dan pingsan atau tidak sadarkan diri merupakan kondisi yang gawat darurat dan perlu penanganan khusus yang disebabkan karena aneurisma aorta yang pecah.

READ  Aneka Manfaat Vitamin B12 untuk Kesehatan Fisik Juga Mental

Ada beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan seseorang lebih rentan terkena aneurisma aorta, di antaranya merokok atau pun mengunyah tembakau, lansia atau seseorang yang sudah memiliki umur diatas 65 tahun, seseorang dengan hipertensi, pengidap penyakit aterosklerosis, memiliki anggota keluarga yang juga memiliki aneurisma aorta, berjenis kelamin pria, cenderung memiliki kulit berwarna putih, dan orang yang menderita aneurisma lainnya. Beberapa hal tersebut menjadi pemicu seseorang terkena aneurisma aorta.

Terdapat dua jenis dari aneurisma aorta ini. Pertama yaitu aneurisma aorta abdominalis. Aneurisma aorta abdominalis ini adalah aneurisma aorta yang terjadi di sepanjang aorta pada bagian perut. Tipe dari aneurisma aorta abdominalis ini merupakan aneurisma aorta yang sangat sering terjadi, sekitar tiga dari empat orang terkena aneurisma aorta pada bagian abdomen atau pada bagian perut. Penyebab pasti dari aneurisma aorta abdominalis ini belum diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan besar, jenis aneurisma ini disebabkan karena aterosklerosis, terlalu sering mengonsumsi rokok, tenakan darah tinggi, dan genetik atau penyakit yang diturunkan oleh anggota keluarga lainnya.

READ  Manfaat dari Vitamin B Kompleks

Kedua adalah aneurisma aorta torakalis. Aneurisma aorta torakalis merupakan jenis dari aneurisma aorta yang terjadi pada sepanjang aorra di bagian dada. Tipe aneurisma ini lebih jarang terjadi daripada aneurisma aorta abdominalis. Kondisi dari jenis aorta ini lebih terkait pada gen ataupun dapat terjadi pada seseorang yang lahir dengan kondisi katup aorta bikuspid, sindrom marfan, dan sindrom Loeys-Dietz. Penyebab lainnya yang dapat menimbulkan penyakit aneurisma aorta ini adalah tekanan darah tinggi, infeksi aterosklerosis, kolesterol yang tinggi, dan trauma.

Lalu bagaimana dengan cara pencegahan dari aneurisma aorta itu sendiri? Untuk pencegahan agar tidak terkena aneurisma aorta adalah dengan cara mengurangi mengonsumsi rokok ataupun berhenti merekok, memakan makanan yang sehat dan bergizi, berolaraga secara rutin, mempertahan berat badan yang normal dan ideal, dan tidak mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Jika mengalami tekanan darah yang tinggi atau hipertensi, segera melakukan pengobatan.

READ  Pengobatan Aneurisma Aorta Abdominalis

 

Sumber: klikdokter.com