Anosmia, Penyakit yang Berhubungan Dengan Hidung

May 2, 2020 by No Comments

Anosmia adalah suatu keadaan dimana indera penciuman tidak lagi bisa berfungsi dengan baik. Seseorang tidak bisa lagi mencium bau secara total. Keadaan ini membuat seseorang tidak bisa lagi merasakan nikmat Tuhan berupa indera penciuman, contohnya tidak bisa menghirup harumnya aroma bunga, khasnya bau masakan, dll. Di sisi lain, kondisi ini membuat Anda harus mawas diri. Hal ini karena indera penciuman sangat penting dalam kehidupan sehari – hari. Saat Anda di rumah, Anda tidak bisa mendeteksi bau gas, asap dari yang merupakan pertanda kurang baik di sekeliling Anda.

Anosmia adalah hilangnya kemampuan dari indera penciuman baik sebaigian atau seluruhnya, penyakit ini adalah penyakit yang biasanya dialami oleh lansia. Kondisi ini juga menjadi pertanda dari kondisi medis dari tubuh seseorang yang lebih serius. Namun kondisi ini bisa bersifat sementara atau bertahan lama. Lapisan hidung adalah bagian yang teritasi contohnya pilek atau alergi yang bisa mengakibatkan terjadinya anosmia sementara. Kondisi anosmia biasanya tidak serius namun bisa memberikan efek yang cukup besar bagi hidup seseorang. Jika kondisinya lebih serius, maka akan memengaruhi kondisi saraf dan otak yang mengakibatkan trauma kepala bahkan tumor otak dan menyebabkan kehilangan kemampuan indera penciuman secara permanen.

READ  Inilah Cara Mengobati Stenosis Aorta Secara Medis

Apa Penyebab Anosmia?

Penyumbatan atau pembengkakan di bagian hidung mencegah bau atau aroma tidak masuk ke bagian atas hidung. Terkadang penyebab lain anosmia adalah adanya permasalahan di sistem yang mengirim sinyal dari hidung ke otak. Beberapa penyebab anosmia lainnya adalah :

  • Adanya iritasi di selaput lendir yang melapisi hidung, kondisi ini bisa berasal dari :
  • infeksi sinus
  • masuk angin
  • Merokok
  • Influenza
  • Alergi (rinitis alergi)
  • Penyumbatan kronis yang tidak berhubungan dengan alergi (rinitis non alergi)
  • Pilek adalah penyebab tersering hilangnya sebagian dan sementara
  • Penyumbatan saluran hidung

Hilangnya kemampuan untuk mendeteksi bau bisa terjadi karena adanya sesuatu yang menghalangi udara ke hidung, seperti :

  • Tumor
  • polip hidung
  • kelainan tulang di dalam hidung atau septum hidung
  • Kerusakan otak atau saraf

Di dalam hidung terdapat reseptor yang mengirim informasi dari saraf ke otak. Anosmia bisa terjadi karena ada bagian dari ini yang mengalami kerusakan. Apa penyebabnya ? berikut beberapa diantaranya :

  • usia
  • Penyakit Alzheimer
  • tumor otak
  • Penyakit Huntington
  • masalah hormonal
  • tiroid yang kurang aktif
  • obat-obatan, termasuk beberapa antibiotik dan obat tekanan darah tinggi
  • multiple sclerosis
  • Penyakit Parkinson
  • Skizofrenia
  • Epilepsi
  • Diabetes
  • paparan bahan kimia yang membakar bagian dalam hidung Anda
  • cedera otak atau kepala
  • operasi otak
  • kekurangan gizi dan kekurangan vitamin
  • terapi radiasi
  • alkoholisme jangka panjang
  • pukulan
READ  Yuk, Ketahui Lebih Tentang Stenosis Aorta

Bagaimana Cara Diagnosis Anosmia?

Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait dengan kondisi hidung Anda seperti riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik lengkap, bagaimana gejala yang dialami, lalu memeriksa kondisi hidung Anda. Beberapa tes di bawah ini mungkin akan dilakukan, seperti:

  1. CT scan ; penggunaan sinar-X untuk membuat gambar otak yang lengkap
  2. Pemindaian MRI ; penggunaan gelombang radio dan magnet untuk melihat kondisi otak
  3. Rontgen tengkorak
  4. Endoskopi Hidung ; untuk melihat ke dalam hidung Anda yang didukung oleh Proyek Rubicon

Seseorang yang mengalami anosmia mungkin akan mengalami penurunan terhadap minat makan. Kondisi ini membuat kekurangan gizi dan berat badan yang turun drastis. Sebaiknya kondisi ini tidak dibiarkan karena akan memengaruhi kondisi tubuh apabila membiarkan tubuh dalam kondisi terlalu kurus dan kurang gizi. Di sisi lain, kondisi ini bisa membahayakan penderita karena tidak bisa mendeteksi bau gas, mencium bau makanan yang sudah basi, dll. Penderita anosmia bisa melakukan upaya pencegahan seperti :

  • pemberian label makanan dengan benar dengan tanggal kedaluwarsa
  • membaca label pada bahan kimia
  • menggunakan peralatan listrik
READ  Aneka Manfaat Vitamin B12 untuk Kesehatan Fisik Juga Mental

Beberapa pengobatan yang bisa mengobati anosmia karena iritasi hidung adalah :

  • dekongestan
  • antihistamin
  • semprotan hidung steroid
  • antibiotik, untuk infeksi bakteri
  • mengurangi paparan iritasi hidung dan alergen
  • berhenti merokok

Hilangnya kemampuan indera penciuman bisa diatasi dengan membersihkan apapun yang menyebabkan saluran hidung tersumbat. Prosedur pengangkatan bisa dilakukan untuk menghilangkan polip hidung, membersihkan sinus, dan meluruskan septum hidung. Bagi penderita anosmia bawaan masih belum ada pengobatan yang tepat.

 

Sumber :

www.healthline.com

www.webmd.com

 

Sumber gambar :

Deccanchronicle.com